Memasuki Hari UAS Di Kampus Gw
30 01 2009Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kategori : Menimba Ilmu
Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1430 H
29 12 2008
Kepada Segenap Ummat Muslim Sedunia, Saya dengan Senang hati, Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1430 H, Dengan Tahun Baru Ini Marilah Kita Mengukir Ilmu dan Amal Untuk Mengisi Lembaran Baru Kita..
Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kategori : Perjalanan Hidup Orang Rantau
Memasuki Hari Pendidikan
17 08 2008Sebentar lagi saya akan melanjutkan pendidikan di salah satu universitas swasta di kota Bogor, dengan program yang diambil berbasis guru yakni PGMI S1, Smoga dengan ilmu yang saya tuntut nantinya dapat saya salurkan melalui pendidikan pula mestinya, Mohon do’a dan sarannya.
Contac Person : 081510469076
Komentar : 1 Komentar »
Kategori : Perjalanan Hidup Orang Rantau
Dosa
23 07 2008Sahabat tahukah kamu apa itu dosa, ?
Dosa membuat malu, dosa itu tak ingin di ketahui, dosa itu membuat gelisah, kalau boleh ku tambahkan dosa itu ketika ku ingat bikin aku ingin menangis mohon ampun sejadi-jadinya kepada Allah. Dosa itu itu ketika ku ingat bikin aku tak sudi melihat diri dicermin, dosa itu ketika ku ingat terasa jijik dan memuakkan, dosa itu ketika ku ingat aku ingin menebusnya dihadapanmu ya Allah dengan seluruh pengabdianku untuk jadi penebar risalahmu, untuk jadi garda terdepan dalam membela agamamu.
Aku ingin jadi pemuda yang seperti UMAR BIN KHATTAB, apa yang kau sukai akan ku paksakan diriku untuk jadi suka, apa yang kau ridhoi akan ku paksa diriku untuk ridho pula, apa yang kau murkai akan ku paksakan diriku untuk murka pula, apa yang kau hinakan akan ku paksakan diriku untuk menghinakannya pula, Hamba mohon jangan kembalikan hamba pada jurang dosa yang nista, yang walaupun kecil dan sedikit hamba tak mampu menanggungnya, angkat hamba dengan kasihmu, sucikan hamba dengan kuasamu dan kuatkan hamba dengan kekuatanmu.
Amin ya Rabbal Aalamiin
Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kaitkata: Dosa
Kategori : Perjalanan Hidup Orang Rantau
Renungan Untuk kita
18 06 2008
Nabi Muhammad S.a.w. telah bersabda :
Sesungguhnya ada tujuh golongan yang akan Allah naungi dalam naungannya yaitu :
1. Yang saling mencintai karena Allah.
2. Memelihara kesucian diri.
3. Sejak muda tumbuh dalam ibadah.
4. Tulus bersedekah.
5. Menangis karena Allah.
6. Kalbunya bergantung di Mesjid dan
7. Pemimpin yang Adil dan cinta rakyatnya.
Moga kita termasuk salah satu dari tujuh golongan tersebut yang di naungi oleh Allah Swt. Amin
Hari-hari adalah lembaran baru untuk goresan amal, jadikanlah hari ini syarat dengan amal yang terbaik. Karena kesempatan dapat lenyap secepat perjalanan awan dan menunda pekerjaan adalah ciri atau tindakan orang yang merugi.
Kaki tidak selamanya bisa berdiri
Lidah tidak selamanya bisa berkata
Mata tidak selamanya memandang
Jantung tidak selamanya bisa berdetak
Tapi memiliki saudara seiman yang selalu dalam hati sifatmu adalah abadi
Perjalanan yang bermil jauhnya dimulai satulangkah
Kesuksesan dimulai dari satu impian
Perubahan yang terjadi dimulai dari satu keberanian
Keberanian mengakui kesalahan
Keberanian mempertanggungjawabkan perbuatan
Keberanian untuk memperbaiki kesalahan.
Manisnya kenangan dalam hidupku dimulai dari satu persahabatan denganmu.
Sahabatku Aku titip pesan dari Hamba Allah yang hina ini, Titip do’a mohonkan ampunan atas segala dosaku, mohonkan kasih sayangnya untuk aku dapat merasakan pahitnya dosa, mohonkan belas kasihanNya, agar aku dapat merasakan indahnya sebuah pertaubatan dan terakhir mohonkan agar aku tak sudi berpaling lagi pada keadaan yang hina.
Kau harus mendayung perahumu sendiri, jika kau tak bisa terbang, berlarilah. Jika tak bisa berlari, berjalanlah. Jika tak bisa berjalan, merangkaklah. Tetapi bagaimanapun teruslah bergerak. Janji seperti awan pemenuhannya adalah hujan. Pikiran adalah bunga, ujaran adalah kuncup dan tindakan adalah buah didalamnya. Dengan mulut manis lagi ramah kau bisa menyeret seekor gajah dengan menarik sehelai rambutnya.
Di awal setiap hari, berkumandanglah seruan “ Wahai anak adam aku ini ciptaan baru dan saksi bagi perbuatanmu maka manfaatkanlah aku dengan baik karena bila aku melintas, aku tidak akan kembali sampai hari kebangkitan. Aku adalah waktu yang kau miliki.
Ada dua karunia yang banyak manusia lewatkan, yaitu :
- Kesehatan dan
- Waktu bebas untuk berbuat kebaikan.
Ya Allah luruskan ketaqwaanku yang menjadi dasar hidupku dan luruskan urusan-urusan duniaku tempat aku memperoleh nafkah dan limpahkanlah kepadaku kebaikan diakhirat yaitu tempat aku kembali. Jadikanlah hidupku jalan untuk menghimpun kebaikan dan jadikan kematian saatku terbebas dari semua keburukan.
Waktu laksana kilat yang menyambar, cepat sekejap mata. Berbagai pernak-pernik kehidupan datang silih berganti.
Adakah hikmah yang dapat kita ambil ?
Adakah setiap peristiwa menjadi bahan perbaikan dihari lain ?
Sekaranglah saatnya kita memperbaiki untuk mengingatkan kita tentang arti hidup yang sebenarnya.
Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kategori : Renungan
Kupersembahkan Pribahasa
6 05 2008Zaman beralih musim bertukar
Tidak ada sesuatupun yang tetap, semuanya akan berubah.
Rupa sebagai yang-yang kusuma
Sangat cantik dan menarik
Sebab nila setitik, rusak susu sebelanga
Karena kesalahan kecil, kebaikan yang telah dilakukan hilang.
Nyawa bergantung diujung kuku
Dalam keadaan kesulitan besar atau bahaya besar.
Ada nyawa ada ikan
Seseorang yang menjelang ajalnya.
Ada nyawa ada rezeki
Selama masih hidup, asalkan berusaha, selalu ada rezekinya.
Satu nyawa dua badan
Seia sekata, sehidup semati
Ringan tulang berat perut
Setiap orang yang berusaha pasti akan mendapatkan keuntungan.
Malang tak boleh ditolak mujur tak boleh diraih
Menyerahkan sesuatu kepada nasib
Silap cakap kena radak, hilang jiwa percuma saja
Berhati-hati dalam menangani suatu masalah agar tidak menemui kesulitan
Seiring bertukar jalan
Perihal dua orang yang berbeda pandangan
Jatuh kedalam air mata
Bersedih hati sendiri, tiada orang yang tahu.
Bintang dilangit boleh dibilang, tetapi arang dimuka tak sadar
Mengurusi cela orang lain tanpa memperhatikan cela sendiri.
Ikut hati mati, ikut rasa binasa
Jika hanya menuruti hawa nafsu akan mendapat celaka
Adat muda menanggung rindu, adat tua menahan ragam
Yang muda maupun yang tua harus sabar dalam menghadapi sesuatu
Rindu akan menjadi batasnya, maka manis tak jadi cuka
Jika berselisih dua orang yang sebelumnya berhubungan sangat erat maka perselisihan itu akan sukar di damaikan
Seperti pungguk merindukan bulan
Seseorang yang merindukan kekasihnya, tetapi cintanya tidak berbalas
Elok bahasa kan bakal hidup, elok budi kan bakal mati
Bahasa yang baik membuat orang di sayang seumur hidup, budi yang baik akan dikenang sepanjang masa
Kalau getah meleleh, kalau daun melayang
Kasih sayang dari keluarga sendiri, berdeda dengan kasih sayang diberikan orang lain
Seperti embun di ujung rumput
Kasih sayang dan kesenangan tak ada yang abadi
Ket :
Garis miring Pribahasa & tegak lurus makna dari pribahasa tersebut.
Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kategori : Kumpulan Puisi
Kata Mutiara
17 04 2008Setitik kasih membuat kita sayang,
seucap janji membuat kita percaya,
sekecil luka membuat kita kecewa,
tapi sebuah persahabatan akan bermakna abadi selamanya.
Masjid adalah pasar akhirat,
buku adalah teman setia sepanjang usia,
amal baik adalah penghibur dalam kubur,
akhlak yang baik adalah mahkota kemuliaan,
kemurahan hati adalah pakaian yang paling indah,
perjalan yang paling mulia adalah perjalan menuju kemasjid,
hati yang paling indah adalah sayang,
cinta terasa lebih bermakna apa bila cinta sesama makhluk diatas restu Ilahi.
Disaat engkau tertidur lelap,
sadarlah ada cinta yang menantimu,
saat engkau melangkah, ketahuilah bahwa ada seseorang
yang mendambakanmu dan saat engkau terbangun,
dengarlah kicauan burung-burung pagi yang membawa rinduku padamu.
Alaskan bantal tidurmu dengan kejujuran
Rebahkan tubuhmu di atas tilam keikhlasan
Selimutkan dirimu dengan kesabaran
Semoga lenamu berada dalam keimanan
Ukhuwah adalah telaga bagi bathin yang rindu cinta sejati,
tempat jiwa berlabuh untuk saling menguatkan, memberi dan berbagi.
Di dalamnya ada lantunan syahdu ketulusan do’a untuk saudaranya.
Bila hati secerah awan, jangan biarkan ia mendung.
Bila hti sejernih air, jangan biarkan ia keruh.
Bila hati seindah bulan hiasilah ia dengan keimanan.
Langit tampak indah karena adanya pelangi.
Taman tampak elok karena adnya bunga,
Persahabatan tampak indah karena adanya senyuman.
Cinta lebih bermakna karena adanya pengorbanan.
Terpuruk diriku dalam renungan kesedihan
Hari lalu penuh kenangan pedih menyayat hati, hari ini ingin ku tempuh hidup baru
dalam edisi kehidupanku
Semoga takkan terulang segala kepedihan itu.
Melalui angin ku kirimkan rasa rinduku,
Melalui laut kuceritakan harapanku,
Melalui langit dan awan kugambarkan keinginanku,
Melalui do’a ku sampaikan moga kita bahagia dunia dan akhirat. Amin
Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kaitkata: Kata Mutiara
Kategori : cinta
Do’a dalam Tangisku
12 04 2008
Dalam kegeheningan malam teringat sosok yang yang selalu menyayangi saya, yaitu ibu saya, sekarang dia lagi tinggal dikampung,,Mama Do’akan anakmu yang lagi mengadu nasib di Rantau Orang,,Do’a Mu Mama sangat ku tunggu,,Insya Allah Do’a Mama Di Hizabah oleh Allah SWT..Amin
Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kaitkata: Keluarga, Perjalan Hidup
Kategori : Perjalanan Hidup Orang Rantau
Untaian Kasih Sayang dari Seorang Ibu
10 04 2008Rasa Rindu kepada Orang Tua
Hampir setahun saya berada di Bogor, rasanya sudah satu abad lamanya.
Kenapa Demikian ?
Kan itu yang terlintas dibenak kita, Mengapa terjadi demikian karena banyak hal-hal yang kita hadapi tidak seperti yang kita bayangkan menimpa.
Contoh :
Biasa kita dirumah kadang banyak teman-teman kita, semisal teman sekolah, teman sekampung dan sampai teman seantar kota, namun disini tidak sama dengan yang biasa saya rasakan, hidup disini ibarat cara bahasa Gaulnya : Siapa sich Elho, Emang Gw pikirinnn. Itukan tandanya tidak ada rasa mau kenal atau mau dijadikan teman. Memang saya maklum banyak kejanggalan-kejanggalan atau kejadian-kejadian yang aneh, maklum kota Githu lho,,, Waspada sich boleh-boleh aja,,,Tapi kan tidak boleh berburuk sangka kepada orang lain,,, Setelah merasakan hidup dikota, Emang kek Gini kehidupan di Kota ? Itu juga yang terlintas dibenak saya, Ya sudahlah. Ya Allah ya Tuhanku berikan aku ketabahan hati dalam menghadapi hidup ini.
Terkadang saya teringat kepada Ibu saya, dalam saya bekerja atau dalam kegiatan lainnya. Memang kasih sayang Ibu selalu teringat dan terbayang walau dimanapun kita berada.
Diwaktu saya membaca Al-Qur’an tanpa saya sadari air mata saya berlinang menyertai teringat kasih sayangnya bunda kepada kita.
Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kategori : Untukmu Ibu
Tentang Saya
10 04 2008Sejarah Singkat Perjalanan Saya
Di Bulan Juli ada berita bahwasanya abang saya ada talk show di Medan Sumatera Utara, dalam acara Zikir Akbar Sumatera Utara. Orang tua saya ingin menyerahkan saya kepada anak dari kakaknya tersebut. Sedangkan orang tua dari kakak saya biasa disapa disana abang, berada dirumah anaknya yakni dikota Subulussalam dalam acara Khitanan cucunya yang berada disana. Disitulah Orang tua saya dan Orang tua dari abang saya berdialog tentang saya, “ Bisa ngga’ anak saya ikut ama anak kamu ke bogor”
Dan diwaktu itu juga saya dikasih tahu agar bersiap-siap berangkat kebogor melalui Bandara Polonia Medan ke Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta Jakarta.
Sebelumnya saya adalah Orang Kampung yang sering disebut di ujung Sumatera, yang bernama Desa Runding, Kecamatan Runding, Kota Subulussalam. Nanggroe Aceh Darussalam. Orang tua saya langsung menyerahkan saya kepada orang tua dari abang saya kalau panggilan saya kepada orang tua dari abang saya yakni Mami dan Ma’ uan. Sementara Abang saya itu adalah orang yang sudah lama tinggal dibogor dan sekarang anaknya III (tiga) yakni Perempuan tiga-tiganya. Kami bersama-sama berangkat ke Medan untuk bertemu dengan Abang saya pas pada waktu itu Talk Show disana dan Alhamdulillah setelah acara selesai kami bersama-sama kerumah sanak saudaranya yang berada dikota Medan tersebut. Setelah dua hari menginap di Medan, pas pada tanggal 3 Juli kami berangkat kejarta dan selanjutnya kebogor bersama abang saya. Alhamdulillah kami berangkat ketujuan dengan selamat dan tidak ada kendala sedikitpun.
Tujuan saya dibawa ke Bogor adalah tiada lain dan tiada bukan adalah untuk dibina menjadi orang yang benar, berguna bagi Nusa dan Bangsa.
Inilah untuk sementara Sejarah Singkat Perjalanan Saya.
Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kaitkata: Keluarga
Kategori : Perjalanan Hidup Orang Rantau


Komentar Terakhir